Selasa, 17 November 2015

Virologi

RotavirusVirologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk suborganisme, terutama virus. Dalam perkembangannya, selain virus ditemukan pula viroid dan prion. Kedua kelompok ini saat ini juga masih menjadi bidang kajian virologi.
Virologi memiliki posisi strategis dalam kehidupan dan banyak dipelajari karena bermanfaat bagi industri farmasi dan pestisida. Virologi juga menjadi perhatian pada bidangkedokterankedokteran hewanpeternakanperikanan dan pertanian karena kerugian yang ditimbulkan virus dapat bernilai besar secara ekonomi.

Struktur Virus

Virus adalah organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.
Genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA. Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal.
Virus adalah parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas proteinlipidglikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).
Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas jika tidak berada dalam sel inang. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV).

Infused water

Infused water terbuat dari air mineral yang dipadukan dengan potongan buah
Pernah melihat orang menenteng botol air mineral yang diisi dengan potongan lemon atau buah-buahan lain? Seperti itulah yang dinamakan dengan infused water. Infused water dibuat dengan menambahkan potongan buah ke dalam sebotol air mineral. Setelah diaduk, botol segera ditutup dan disimpan di dalam lemari pendingin untuk setidaknya dua jam agar rasa dan sari buah menyatu dengan air. Biasanya setelah direndam di dalam air untuk waktu yang cukup lama, potongan buah menjadi lembek dan dibuang karena teksturnya yang kurang enak untuk dimakan.
Fakta tentang Manfaat Infused Water, Alodokter
Klaim mengenai Manfaat Infused Water
Akhir-akhir ini infused water populer dan menjadi bagian dari gaya hidup karena dipercaya mendatangkan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Padahal klaim-klaim tersebut belum tentu sepenuhnya benar. Berikut ini beberapa klaim mengenai manfaatinfused water beserta faktanya.
Sarana detoks dan trik memperlancar metabolisme tubuh
Potongan lemon yang dimasukkan dan dikonsumsi bersama air mineral diklaim sebagai sarana detoks yang baik bagi tubuh. Ide detoks berasal dari kepercayaan bahwa racun bisa menumpuk di dalam tubuh dan dengan pola makan khusus atau detoks, racun ini bisa dihilangkan. Namun tidak ada bukti bahwa racun menumpuk di dalam tubuh seiring waktu. Jika benar demikian, maka tubuh akan sering sakit. Sehingga diet atau pola makan detoks pun belum terbukti secara klinis berguna bagi tubuh.
Anti-penuaan
Air mineral yang dipadukan dengan buah-buahan yang kaya antioksidan, seperti delima dan stroberi, dianggap dapat menjadi sarana ampuh melawan efek penuaan.
Antioksidan berguna untuk menangkal radikal bebas yang berdampak buruk bagi tubuh. Mengonsumsi banyak buah dan sayur-sayuran menunjukkan hasil positif dalam menghambat proses penuaan.
Minum infused water bisa memberikan manfaat lebih dalam anti-penuaan dibandingkan dengan minum air putih saja. Namun jika ingin memaksimalisasi jumlah antioksidan di dalam pola makan sehari-hari, jangan batasi buah terendam di dalam infused water saja. Konsumsilah beragam buah dan sayur-sayuran secara langsung juga.
Menurunkan berat badan menjadi lebih ideal
Mengonsumsi infused water diklaim bisa menurunkan berat badan menjadi lebih sehat.  Namun, belum ada penelitian medis yang membuktikan klaim tersebut. Berat badan ideal yang sehat paling baik dicapai dengan olahraga teratur dan pola makan yang sehat.
Meski belum terbukti mengenai manfaat kesehatannya, bukan berarti infused watersama sekali tidak mendatangkan keuntungan. Minuman ini bermanfaat, khususnya bagi orang-orang yang tidak suka mengonsumsi air mineral dan anak-anak yang kurang suka mengonsumsi buah-buahan. Orang yang tidak suka minum air mineral biasanya memenuhi kebutuhan cairan mereka dengan minuman seperti kopi, teh, atau minuman ringan.
Padahal beberapa minuman jenis ini justru cenderung membuat tubuh menjadi makin kekurangan cairan karena kandungan kafeinnya. Selain itu, minuman-minuman ini, terutama minuman kemasan umumnya berharga mahal, mengandung kadar gula tinggi, dan menambah kalori dibandingkan dengan air mineral. Dengan infused water,mereka dapat mengonsumsi air mineral dengan aneka rasa berbeda yang dapat diganti tiap hari sesuai dengan pilihan buah-buahan yang diinginkan.  Berikut ini adalah beberapa menu yang dapat dicoba.
  • Siapkan 2 potong lemon, setengah buah mentimun diiris tipis, 10-12 daun mint, masukkan ke dalam 3 liter air. Aduk, tutup rapat, dan simpan dalam lemari pendingin selama 2 jam. Pastikan infused water tidak terlalu asam. Jika terasa asam, tambahkan air.
  • Siapkan seliter air, setengah cangkir stroberi potong, dan setengah cangkir nanas potong. Masukkan stroberi dan nanas dalam air, aduk, tutup rapat, dan simpan dalam lemari pendingin.
  • Bekukan sekitar 300 gram biji delima ke dalam cetakan es batu dengan air. Setelah beku, masukkan ke dalam 2 liter air mineral yang telah dimasuki irisan lemon dan diamkan di dalam lemari pendingin.

Pastikan air yang digunakan adalah air matang dan buah yang digunakan segar dan telah dicuci bersih.Pastikan kebutuhan cairan tubuh Anda terpenuhi dengan mengonsumsi sekitar 2 liter cairan per hari. Mengonsumsi cairan yang cukup, baik itu air putih biasa atau infused water penting untuk fungsi normal tubuh dan mencegah dehidrasi. Selain itu akan menjaga ginjal tetap sehat dan menghindari kondisi seperti batu ginjal, konstipasi dan wasir.

Manfaat dan Kandungan nutrisi Jeruk Nipis

Manfaat Jeruk nipis
Jeruk nipis biasa dimanfaatkan sebagai tambahan untuk membuat sambal yang enak, atau dipakai sebagai bumbu tambahan untuk makan soto.  Jeruk nipis dipercaya sanggup untuk menghilangkan bau amis pada masakan ikan atau ayam. Diluar pemanfaatan jeruk nipis sebagai bumbu masak, sebagian masyarakat juga banyak yang memanfaatkan jeruk nipis untuk mengobati batuk secara alami. Dan Anda juga perlu tahu juga, jika jeruk nipis ( Citrus Aurantium) ternyata banyak manfaatnya untuk kesehatan dan pengobatan. Buah ini juga dikenal sebagai zhi shi (dalam pengobatan tradisional Cina), dan dikenal sebagai green orange, sour orange dan bitter orange di belahan dunia lain. Kandungan kimia utama Jeruk nipis adalah Synephrine, yaitu  senyawa aktif yang paling banyak ditemukan dalam buah dari tanaman yang disebut Citrus aurantium ini. Synephrine secara kimiawi sangat mirip dengan efedrin dan pseudo-efedrin ditemukan di banyak obat tumor,  suplemen penurunan berat badan dan berbagai suplemen energi. 

Kandungan nutrisi pada jeruk nipis dan Cara pemanfaatan jeruk nipis untuk pengobatan:

Jeruk nipis mengandung senyawa kimiawi seperti:

  1. Asam sitrat,
  2. Asam amino=>triptofan dan  lisin,
  3. Minyak atsiri => sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nildehid.
  4. Damar,
  5. Glikosida,
  6. Asam sitrun,
  7. Lemak,
  8. Kalsium,
  9. Fosfor,
  10. Zat besi,
  11. dan belerang.

Kandungan nutrisi dan gizi Jeruk Nipis Per 100 Gram :

  • Vitamin C , sebesar 27 mg
  • Vitamin B1, sebesar 0.04 mg
  • Protein , sebesar 0.9 gram
  • Lemak , sebesar 0.2 gram
  • Karbohidrat, sebesar 11.4 gram
  • Mineral , sebesar 0.5 gram
  • Kalsium , sebesar 33 mg
  • Fosfor , sebesar 23 mg
  • Zat besi , sebesar 0.4 mg
  • Asam askorbat, sebesar49 mg
  • Energi , sebesar 51 kal
  • Sisanya Air ,sebanyak 86 gram

Penggunaan jeruk nipis untuk mendapat khasiat pengobatan alami:

Meredakan Amandel: Ambil 1 buah jeruk nipis dan  rimpang kunyit sebesar ibu jari dan diparut diparut, dan 2 sendok makan madu. Kunyit yang sudah diparut diambil airnya, tambahkan air setengah gelas, tambahkan air perasan jeruk nipis dan dicampur madu asli. Saring, dan lakukan pengobatan ramuan jeruk nipis ini sebanyak 2 kali sehari.
Meredakan Ambeien: Ambil beberapa potong akar jeruk nipis. Bersihkan dari tanah, kemudian direbus dengan setengah liter air hingga air tersisa separohnya, saring dan minum airnya selagi hangat. Lakukan ini setiap hari pada sorenya saat mau istirahat.
Mengatasi Terlambat datang bulan: Ambil 1 buah jeruk nipis, 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari, kapur sirih dan garam secukupnya. Parut kunyit kemudian diperas untuk diambil airnya. Tambahkan air perasan jeruk nipis yang, kemudian beri kapur sirih dan garam secukupnya . Cukup minum ramuan tersebut 1 kali sehari.
Mengatasi Nyeri Haid: Ambil 1 buah jeruk nipis, jahe sebesar ibu jari, 3 mata buah asam yang sudah masak, dan seppotong gula kelapa. Jeruk nipis diperas dan ambil airnya, jahe diparut dan diperas, kemudian kedua cairan perasan jeruk nipis dan jahe ditambahkan ¾ gelas air masak,  lalu saring.Cukup diminum pada hari pertama datangnya haid.
Mengatasi Perut mules: Ambil 1 buah jeruk nipis dan 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari. Caranya kunyit diparut, diperas dan airnya diberi air jeruk nipis. Minum saat perut merasa mules.
Buah jeruk nipis juga bisa dimanfaatkan untuk  menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus ada kulit. Jeruk nipis juga bisa untuk mengatasi bau mulut tak sedap, karena kandungan asam pada jeruk nipis dapat mematikan kuman penyebab bau mulut.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-dan-kandungan-nutrisi-jeruk-nipis-67.html#sthash.IIvwSPQD.dpuf


Ariana Grande ft. Big Sean - Best Mistake


[Ariana:]
How soon do we forget
How we felt
Dealing with emotions
That never left
Playing with the hand that
We were dealt
In this game

Maybe I'm the sinner
And you're the saint
Gotta stop pretending
What we ain't
Why we pointing fingers
Anyway
When we're the same

Break up, make up
Total waste of time
Can we please make up
Our minds
And stop acting like we're blind

'Cause if the water dries up, and the moon stops shining
Stars fall, and the world goes blind
Boy, you know I'll be saving my love for you,
For you

'Cause you're the best mistake I've ever made
But we hold on, hold on

There's no pot of gold in the rainbows we chase
But we hold on, hold on

[Big Sean:]
I guess time's wasting
Tick tocking, lip locking
How can we keep the feelings fresh?
How do we zip lock it?
Wear your heart up on your sleeve
So watch out for pick pockets
I guess to go the distance
We might need to pit stop it
Hold up
I know love can be a beach with no shore
I done count to ten, lost my temper and went back to four
I know sometimes it's hard to realize I'm the man that you need
I had a dream we branched out
Started a family tree
And I feel like that everything we do is overdue
You ask why I love your mom so much
'Cause she's a older you
I wish that you were happy
I guess that's the one thing I should be providing
Ain't no number twos we both ones of ones
And we the oddest couple only human
Except you, you a goddess
Only lying to you when I lie it down just being honest
When you start as friends it's hard to say you're never going back
If I'm not the one then I'm the best mistake you ever had

Break up, make up
Total waste of time
Can we please make up
Our minds
And stop acting like we're blind

'Cause if the water dries up, and the moon stops shining
Stars fall, and the world goes blind
Boy, you know I'll be saving my love for you, for you

'Cause you're the best mistake I've ever made
But we hold on, hold on

There's no pot of gold in the rainbows we chase
But we hold on, hold on, yeah
You're, You're, You're, You're, mmm
I'll be saving my love for you, for you
You're, You're, You're, You're, mmm
I'll be saving my love for you, for you

Cabang-Cabang Ilmu Biologi

  1. Aerobiologi – mempelajari partikel organik di udara
  2. Agrikultur – mempelajari proses produksi hasil panen, dan lebih menekankan pada penerapannya
  3. Anatomi – mempelajari bentuk, dan fungsi tumbuhan, hewan, dan organisme lain (terutama manusia)
  4. Arachnologi – mempelajari arachnida
  5. Astrobiologi – mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta—juga disebut eksobiologi,eksopaleontologi, dan bioastronomi
  6. Biofisika – mempelajari proses biologis dalam kerangka fisika, dengan menerapkan teori, dan metode yang secara tradisional digunakan dalam ilmu fisika
  7. Biogeografi – mempelajari persebaran spesies dalam konteks keruangan, dan waktu
  8. Bioinformatika – penggunaan teknologi informasi untuk meneliti, mengumpulkan, dan menyimpan data genomik atau data biologis lainnya
  9. Biokimia – mempelajari reaksi kimia yang diperlukan kehidupan agar tetap berfungsi, biasanya pada tingkatan seluler
  10. Biologi bangunan – meneliti lingkungan hidup di dalam ruangan
  11. Biologi evolusioner – mempelajari asal usul, dan nenek moyang spesies
  12. Biologi integratif – mempelajari semua organisme
  13. Biologi kelautan (atau oseanografi biologis) – mempelajari ekosistem , tumbuhan, hewan, dan kehidupan samudra lainnya
  14. Biologi konservasi – mempelajari pelestarian, perlindungan, dan pemulihan lingkungan alam, ekosistem alam, vegetasi, dan margasatwa
  15. Biologi lingkungan – mempelajari dunia alam secara keseluruhan atau dalam wilayah tertentu, terutama dampak manusia terhadapnya
  16. Biologi molekuler – mempelajari biologi, dan fungsi biologi dalam tingkatan molekuler, bertumpang tindih dengan biokimia
  17. Biologi populasi – mempelajari sekelompok organisme, termasuk Ekologi populasi – mempelajari dinamika, dan kepunahan populasi
  18. Genetika populasi – mempelajari perubahan frekuensi gen dalam populasi suatu organisme
  19. Biologi perkembangan – mempelajari proses pembentukan organisme dari zigot
  20. Biologi sel – meneliti sel sebagai satuan yang utuh, dan interaksi molekuler, dan kimia yang terjadi di dalam sel
  21. Biologi struktural – cabang biologi molekuler, biokimia, dan biofisika yang terkait dengan struktur molekuler makromolekul biologis
  22. Biologi sintetis – mengintegrasi biologi dengan teknik; membuat fungsi biologis yang tidak ada di alam
  23. Biomatematika (atau biologi matematis) – penelitian proses biologis secara kuantitatif atau matematis, dan lebih menekankan pada permodelan
  24. Biomekanika – penelitian mekanika kehidupan yang lebih menekankan pada penerapan melalui prostetik atau ortotik. Bidang ini sering dianggap sebagai cabang kedokteran
  25. Biomusikologi – mempelajari musik dari sudut pandang biologis
  26. Bioteknologi – cabang biologi yang baru, dan kadang-kadang kontroversial yang mempelajari manipulasi materi hidup, termasuk modifikasi genetik, dan biologi sintetik
  27. Botani – mempelajari tumbuhan
  28. Ekologi – mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya
  29. Embriologi – mempelajari perkembangan embrio (dari pembuahan hingga kelahiran)
  30. Entomologi – mempelajari serangga
  31. Epidemiologi – komponen penting dalam penelitian kesehatan, mempelajari faktor yang memengaruhi kesehatan suatu populasi
  32. Epigenetik – mempelajari perubahan ekspresi gen atau fenotip seluler yang diakibatkan oleh mekanisme selain perubahan rangkaian ADN
  33. Etologi – mempelajari perilaku hewan
  34. Farmakologi – mempelajari persiapan, penggunaan, dan pengaruh obat-obatan
  35. Fisiologi – mempelajari cara kerja organisme hidup serta organ-organnya
  36. Fitopatologi – mempelajari penyakit pada tumbuhan (juga disebut patologi tumbuhan)
  37. Genetika – mempelajari gen, dan pewarisan
  38. Hematologi – mempelajari darah, dan organ pembentuk darah
  39. Herpetologi – mempelajari reptil, dan amfibi
  40. Histologi – mempelajari sel, dan jaringan, cabang mikroskopik anatomi
  41. Iktiologi – mempelajari ikan
  42. Kriobiologi – mempelajari pengaruh suhu yang rendah terhadap kehidupan
  43. Limnologi – mempelajari perairan di daratan
  44. Mamalogi – mempelajari mamalia
  45. Mikrologi – meneliti organisme mikroskopik (mikroorganisme), dan interaksinya dengan kehidupan lainnya
  46. Mikologi – mempelajari fungi
  47. Neurobiologi – mempelajari sistem saraf, termasuk anatomi, fisiologi, dan patologinya
  48. Onkologi – mempelajari proses kanker
  49. Ornitologi – mempelajari burung
  50. Paleontologi – mempelajari fosil, dan bukti geografis kehidupan prasejarah
  51. Patobiologi atau patologi – meneliti penyakit, seperti penyebab, proses, ciri, dan perkembangannya
  52. Parasitologi – mempelajari parasit, dan parasitisme
  53. Penelitian biomedis – meneliti tubuh manusia yang sehat, dan sakit
  54. Psikobiologi – mempelajari dasar psikologi secara biologis
  55. Sosiobiologi – mempelajari dasar sosiologi secara biologis
  56. Teknik biologis – mempelajari biologi dari sudut pandang teknik, dan lebih menekankan pada pengetahuan terapan. Bidang ini terkait dengan bioteknologi
  57. Virologi – mempelajari virus, dan agen yang seperti virus
  58. Zoologi – mempelajari hewan, termasuk klasifikasi, fisiologi, perkembangan, dan perilaku (cabang meliputi entomologi, etologi, herpetologi, iktiologi, mamalogi, dan ornitologi)

Biomusicology

Biomusicology adalah studi tentang musik dari sudut pandang biologis. Istilah ini diciptakan oleh Nils L. Wallin pada tahun 1991 untuk mencakup beberapa cabang psikologi musik dan musikologi, termasuk musikologi evolusi, neuromusicology, dan musikologi komparatif.

Musikologi evolusi mempelajari "asal-usul musik, pertanyaan lagu hewan, tekanan seleksi yang mendasari evolusi musik", dan "evolusi musik dan evolusi manusia". Neuromusicology mempelajari "daerah otak yang terlibat dalam pengolahan musik, proses saraf dan kognitif pengolahan musik," dan "ontogeni kapasitas musik dan keterampilan musik". Musikologi komparatif mempelajari "fungsi dan kegunaan dari musik, keuntungan dan biaya pembuatan musik", dan "fitur universal sistem musik dan perilaku musik."

Biomusicology Terapan "mencoba untuk memberikan pemahaman biologis dalam hal-hal seperti penggunaan terapi musik dalam perawatan medis dan psikologis; meluasnya penggunaan musik di media audiovisual seperti film dan televisi; kehadiran di mana-mana musik di tempat umum dan perannya dalam mempengaruhi perilaku massa, dan potensi penggunaan musik berfungsi sebagai penambah umum pembelajaran ".

Sedangkan biomusicology mengacu musik di antara manusia, zoomusicology memperluas lapangan untuk spesies lain.

Bahaya Mata Kering

Tahukah Anda, untuk dapat melihat secara normal, dibutuhkan antara lain permukaan kornea mata yang sehat dan lembap? Untuk ini, diperlukan kualitas air mata yang baik dengan kuantitas cukup, lapisan air mata (tear film) dengan komposisi normal, kelopak mata yang dapat menutup secara normal, serta kemampuan berkedip secara teratur.

Jika kadar air mata berkurang atau menguap secara berlebihan, akan terjadi  gangguan pada tear film dan kekeringan pada permukaan kornea mata. Kondisi ini dikenal sebagai mata kering atau dry eyes (keratoconjunctivitis sicca).  Pada kondisi ini, permukaan kornea mata yang menerima sinar dari luar menjadi tidak normal dan tidak licin. 

Gangguan ini dapat terjadi pada wanita maupun pria. Wanita punya  kemungkinan lebih besar untuk menderita mata kering, terutama setelah memasuki masa menopause. Penderita biasanya mengeluhkan mata lelah, pedih, berwarna merah, kering, gatal, teriritasi, kelopak mata keras, mata terasa seperti berair tapi tidak ada air mata, pandangan kabur, lebih sensitif terhadap cahaya, dan  sering berkedip secara tidak normal. Anda juga perlu waspada jika mata tiba-tiba berair tidak seperti biasanya. Hal ini bisa disebabkan oleh iritasi pada mata, yang merangsang kelenjar air mata untuk mengeluarkan air lebih banyak. 

Masalah mata kering, jika tidak segera ditanggulangi, bisa menyebabkan infeksi dan lubang pada kornea mata, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan kebutaan.

Penguapan air mata berlebihan
Mata kering yang disebabkan oleh penguapan air mata secara berlebihan bisa terjadi karena tiga hal. Pertama, faktor lingkungan, misalnya akibat pemanasan, pemakaian pengering rambut, polusi udara (misalnya asap rokok), dan perjalanan lewat udara (karena terjadi penurunan kelembapan di dalam pesawat). 

Kedua, pembengkakan kelopak mata, misalnya karena penyakit blepharitis (diawali dengan timbulnya bercak putih pada kulit di dekat bulu mata dan menyebabkan mata merah, gatal, dan iritasi), atau terjadinya disfungsi kelenjar meibom (MGD atau meibomian gland dysfunction), yaitu sejenis kelenjar lemak di sekeliling kelopak mata. 

Ketiga, lid surfacing anomalies, yakni air mata tidak menyebar rata pada permukaan mata. Biasanya disebabkan oleh struktur dan fungsi bagian-bagian mata yang tidak sempurna. Misalnya bola mata yang menonjol keluar (proptosis).

Produksi  air mata berkurang
Ada tiga faktor yang dapat membuat mata kering karena berkurangnya produksi air mata.  Penyakit autoimun (gangguan pada sistem kekebalan tubuh), misalnya radang sendi (rheumatoid arthritis)dan penyakit lupus, menyebabkan kekeringan tidak hanya pada mata, tapi juga pada rongga mulut. Begitu juga kekurangan vitamin A dan trachoma (penyakit mata akibat bakteri chlamydia trachomatis). Terakhir, akibat proses penuaan, yang membuat produksi air mata berkurang.

Konsultan: dr. Frizar Irmansyah, SpOG – Permi Jaya